Liburan ke Melbourne : Hari Pertama Jalan – Jalan di Melbourne : Captain Cook’s Cottage, the District Docklands dan Yara River

Hello everyone! Jika sebelumnya gue udah jelaskan tentang Transportasi di Melbourne, sekarang gue mau kasih tau perjalanan gue selama 4 hari di Melbourne. Sebenarnya gue ke Melbourne karena penasaran  banget sama kota ini, karena banyak banget di artikel yang gue baca bahwa Melbourne adalah salah satu kota yang layak huni. 

Untuk pergi ke Melbourne sebenernya tidak ada di rencana tahun 2017, tapi karena nemu tiket promo low cost airlines dengan harga 3,4 juta for return dan cuti memang masih ada, akhirnya gue nekat aja beli dan nabung buat liburan di Melbourne.

DSC02129

Gue tiba di Melbourne pada hari minggu tanggal 12 November sekitar jam 12 siang. Hal yang pertama gue lakuin adalah beli kartu prabayar lokal hahaha. Bukan karena mau main sosial media, tapi karena gue butuh banget google maps kalau liburan. TRUST ME, IT WORKS! Untuk beli simcard lokal pas keluar dari imigrasi sudah banyak toko-toko yang jual sim card tersebut, tinggal tanya-tanya saja.:cool:

Setelah banyak nanya ke mas-mas tukang sim card, gue akhirnya beli simcard Opus dengan harga 30 AUD, dengan mendapatkan 10 GB selama 28 hari. Kenapa beli banyak banget kuotanya? Karena gue liburan di Melbourne 4,5 hari dan di Sydney 3,5 hari. Jadi yang worth it to buy aja gitu :D.

DSC02132

Perjalanan dari Airport ke Kota

Setelah urusan dengan simcard sudah selesai, gue langsung menuju ke tempat penjualan tiket skybus untuk pergi ke pusat kota. Skybus ini kaya Damri di Jakarta gitu, bus resmi untuk menuju pusat kota dari airport. Bus dengan harga 19 AUD untuk sekali jalan ini berada di terminal airport international dan domestic dan untuk menemukan tempat membeli tiketnya sangat jelas kok.

 

skybus
source: Google

Skybus dari airport menuju langsung ke Southern Cross Coach Terminal tanpa berenti di tempat lain. Gue beruntung sih, dapet penginapan yang dekat dengan Southern cross terminal, jadi tinggal jalan kaki dari Southern terminal trus tibalah di penginapan.

Untuk perjalanan dari Airport menuju ke Southern Cross Coach Terminal hanya menempuh waktu 30 menit kalau tidak macet.

Captain Cook’s Cottage

Karena hari ini adalah hari pertama tiba di Melbourne dan sudah jam 3 sore, gue memilih untuk jalan-jalan santai aja dan mengenal Melbourne lebih dulu. Tujuan pertama yang gue datengin adalah Captain Cook’s Cottage.

DSC02146

Captain Cook’s cottage adalah salah satu cottage peninggalan Inggris tahun 1755 yang masih dirawat sampai sekarang. Cottage ini menjadi daya tarik di Melbourne karena merupakan bangunan tertua yang dibangun di Australia. Untuk melihat captain cook cottage tanpa dipungut biaya (a.k.a gratis) tapi hanya dari luar hahaha. Jika mau masuk ke dalam cottagenya bayar 6 AUD dan dapat menyewa kostum jaman dahulu untuk berfoto di sini.

Processed with VSCOcam with c7 preset Processed with VSCO with a5 preset

Yang gue cari di daerah ini bukan hanya captain cook’s cottage, tapi juga jalan jalan di Fitzroy garden (karena Captain cook’s cottage berada dalam garden ini). Dan yang gue suka dari Melbourne (dan tentu kota di Australia lainnya, seperti Sydney) banyak banget taman luas untuk istirahat, tidur dan makan.

The District Docklands

District Docklands adalah daerah pelabuhan yang dibuat menjadi tempat wisata yang isinya tempat belanja, seperti cotton on, H&M, Hype dan tempat makan yang enak-enak. Ketika gue datang ke sini, tempat perbelanjaannya baru jadi sekitar 80%, karena masih dalam under construction untuk bagian lainnya.

melbourne-star-04
source: google

Selain itu, di district docklands juga terdapat Melbourne start Wheel sebagai tempat wisata. Mebourne star itu seperti biang lala di dufan atau Singapore flyer atau London eye. Kenapa dinamakan Melbourne star, karena di tengah-tengah wheelnya berbentuk bintang hahaha (namanya juga usaha mendatangkan turis).

IMG_0374

Harga untuk naik Melbourne star sekitar 400ribu sampai 500ribu tergantung mau naik jam berapanya. Gue memilih untuk tidak naik Melbourne star karena apa?? Karena store sepatu HYPE baru buka di district dockland dan ada diskon sampai 50%! Gue melihat secara tidak sengaja toko HYPE ini dan udah berantakan banget gegara udah diserbu sama para pencari diskon (emot). Tapi Alhamdulillah masih dapet adidas stan smith dengan harga OKE BANGET! Hahaha.

Setelah kesenengan dapat sepatu baru, akhirnya jalan-jalan ke pelabuhannya yang deket banget dengan Etihad stadium. Di sini, gue bisa melihat bahwa pelabuhan itu bisa banget dibuat untuk wisata turis jika dirawat. Pelabuhannya bersih banget, pemandangannya bagus dan banyak kafe-kafe yang dari wangi makananya aja udah enak.

6a123cd7bc9a7fdd196336ac4cfb5a9b_1600X900
source : google

DSC02182

Ngomong-ngomong tentang makanan, untuk living cost di Melbourne ini sangat mahal ya. Harga sekali makan bisa 10 AUD (100ribu), itu juga hanya makan fastfood kaya mcDonald’s dan sejenisnya. Jadi, untuk makan di Melbourne harus pinter-pinter ngaturnya ya.

DSC02179

Yara River 

Gue memang memilih menikmatin yara river untuk waktu sore sampai malam hari di hari pertama. Yara river ini adalah sungai yang membelah kota Melbourne yang membuat kota Melbourne menjadi cantik dan enak untuk dipandang. Jalan kaki menyusuri yara river membuat gue lebih menikmati kota Melbourne ini. Selama gue seharian jalan-jalan dan memperhatikan sekeliling, penduduk Melbourne diisi dengan berbagai etnis dan ras dari bermacam Negara.

Processed with VSCOcam

Gue sering banget menjumpai orang asia (cina lebih banyak), orang india, orang kulit hitam, orang latin dan bule-bule kulit putih lainnya. Dan yang gue herannya, gue malah lebih sering melihat muka-muka asia (sotoy banget, tapi beneran deh muka asia banyak banget).

Apa karena Melbourne merupakan kota pelajar, jadi banyak orang asia yang kuliah dan kerja di sini kali ya. Tapi yang gue bingung juga, Melbourne dinobatkan sebagai kota yang layak huni, tapi banyak juga gelandangan kulit putih dipinggir jalan yang minta-minta gitu. Jadi bingung, apakah gelandangan itu warga lokal atau bukan.

DSC02225

Di sepanjang Yara river banyak banget tempat-tempat makan fancy yang hanya dapat gue lihat saja tanpa bisa nyobain makanannya hahaha. Dan yang paling gue sukain dari Melbourne adalah orangnya ramah-ramah (ya ga semua sih) tapi yang gue ajak ngobrol atau nanyain tempat yang kurang gue tau, mereka welcome banget.

Gue lumayan lama menghabiskan waktu di pinggiran Yara river untuk bengong dan membaca buku di pinggir sungai. Lumayan lama karena udaranya juga enak banget,waktu spring emang paling enak jalan-jalan di Melbourne

Setelah melihat sunset dari Yara river sekitar jam 7 malam, akhirnya gue memutuskan untuk kembali ke penginapan menggunakan tram untuk mengikuti one day tour ke Great Ocean Road besok paginya.

DSC02244

Advertisements

2 thoughts on “Liburan ke Melbourne : Hari Pertama Jalan – Jalan di Melbourne : Captain Cook’s Cottage, the District Docklands dan Yara River

  1. Nyaman banget ya ternyata. Bagaimana ya orang-orang di negara maju seperti itu yang tinggal nyaman bisa tetap hidup disiplin mengatur waktu antara bekerja dan liburan. Thanks, infonya menarik!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s