Liburan ke Jepang : Jalan-Jalan di Osaka Hari kedua menggunakan Osaka Amazing Pass

Abis berendam air panas semalem kayanya susah banget untuk bangun pagi, mau nya santai aja di hostel aja. Tapi tuntutan liburan tentu saja menuntun agar cepet-cepet mandi confused. Hari kedua di Osaka masih menggunakan Osaka Amazing pass untuk jalan-jalan. Itinerary hari ini tidak terlalu padat seperti hari pertama, karena malam harinya buat belanja di Dotonbori.

Selama 3 malam di Hostel Tel-tel Bouzu, tidak mendapatkan sarapan (memang tidak ada). Jadi gue dan sismya biasanya beli makan pagi di Lawson deket hostel searah naik subway. Menu favorite sarapan pagi yang enak dan murah di Osaka adalah Onigiri dan chicken nugget hahaha. Sarapan yang tidak berat dan sangat praktis. Oia, harus banget nyobain onigirinya, enak banget dengan harga 108 yen/pcs.

DSC00747
my favorite Onigiri

DSC00400

 

Here we go, tempat-tempat yang gue datengin di hari ke dua :

Osaka Castle

Cara ke sana : Naik subway tanimachi line turun di Tanimachiyonchome station atau naik subway nagahoritsurumiryokuchi line turun di Osaka business  park station. Dari tempat pemberentian tersebut jelas kok petunjuk ke Osaka castle.

DSC00401-01

Osaka Castle merupakan ikon kota Osaka, Osaka castle adalah bangunan istana bersejarah jaman Edo dahulu. Osaka castle berada di sekeliling saluran air yang sangat besar dan tembok yang besar, kemungkinan berguna untuk menghalau musuh pas jaman perang.

DSC00404-01

Terdapat taman luas yang berada di sekeliling Osaka Castle, taman ini sangat cocok untuk bersantai-santai dan untuk berfoto-foto. Osaka Castle merupakan tempat wajib bagi turis yang berkunjung ke Osaka. Ketika gue ke sana sakuranya udah tidak ada, padahal kalau liat di google bagus banget kalau masih musim sakura di sini sad.

DSC00421-01

Untuk masuk ke Osaka castle (bukan di daerah tamannya ya) harus membayar 600 yen per orang, tapi kalau masih aktif Osaka amazing pass nya tentu saja masuk gratis hahaha. Benefit yang didapat kalau masuk ke Osaka castle adalah kalian bisa melihat pemandangan sekitar Osaka Castle dari lantai paling atas dan di dalam castle terdapat informasi bersejarah mengenai Osaka castle dari jaman Edo.

DSC00434-01

Bagi gue yang tidak terlalu suka sejarah, informasi yang diberikan cukup menarik sehingga tidak terlalu bosen ketika di dalam. Selama di Osaka, gue sangat kagum dengan tata tertib dan tata karma orang jepang. Beda banget sama orang Jakarta (tidak seluruhnya ya, tapi sebagain besar) yang kata bule mah orang Indonesia ramah-ramah tapi tata terbitnya bikin geleng-geleng kepala.

DSC00439-01

Osaka Museum of Housing and Living

Cara ke sana : dari Tanimachiyonchome station naik subway tanimachi line dan turun di Tenjibashisuji 6-chome station. Osaka museum terdapat di samping pintu keluar subway.

Osaka Museum of Housing and Living adalah museum indoor di Osaka tentang keadaan lingkungan pada jaman edo. Di Museum ini terdapat contoh-contoh rumah, kendaraan dan lainnya pada jaman edo. Yang membuat bagus museum ini adalah meskipun museumnya indoor tapi tata lampu dan suaranya bikin berasa ini berada di outdoor. Bagi gue rumah-rumah pada jaman edo bagus ya, tradisional banget (yaialah). Yang bikin bagus ya warna-warnanya sangat cocok sekali.

konjakukan

Bagi yang mau menyewa baju kimono untuk berfoto-foto di sini harap bersabar ya  karena antriannya panjang banget. Jadi pas gue kesana sekitar jam 12an gitu, antrian buat sewa bajunya udah sampai jam 3 sore.

osaka-museum-of-housing
source : google

Kalau mau menunggu si worth it kok, karena cuma di sini yang bagus kalau pakai pakaian tradisi jepang untuk berfoto-foto. Di luar sana sudah merupakan kota modern, jadi tidak cocok. Atau kalau malas ngantri, bisa sewa ketika jalan-jalan di Kyoto.

DSC00450

Selain contoh bangunan ketika jaman edo, terdapat miniature-miniature bangunan bersejarah di Osaka pada jaman edo. Etalasenya yang menarik, sungguh! Jadi pasti kalian akan sangat penasaran sama miniature-miniature tersebut.

DSC00449

Untuk masuk ke Osaka Museum of Housing and Living harus membayar sekitar 600 yen dan bagi pemegang Osaka amazing pass tentu saja gratis(sssss). Jadi worth it banget kan beli Osaka amazing pass.

DSC00447

Setelah selesai dengan museum, waktunya makan siang. Gue memilih untuk makan siang disekitar museum ini aja. Pertama nyobain takoyaki asli Jepang dong razz, harga untuk seporsi sekitar 300 yen dengan berbagai pilihan rasa. Karena merupakan pertama kali makan takoyaki di Jepang, jadi beli yang original aja. Rasanya enak banget ya, beda sama di Jakarta (biar berasa di Jepang aja hahaha). Lebih enak makan langsung di tempat tokonya biar masih panas takoyakinya. Di Jepang selalu ada air putih gratis di tempat makan. Jadi ya so murah ya, biar bisa irit.

DSC00445
takoyaki

Di deket toko takoyaki terpadat toko sushi, harganya 118/piring/2pcs. And you know what? Sushinya enak banget, gue aja sampai abis 10 piring sendiri hahaha. Tempatnya kaya sushi bar gitu, jadi kita tinggal comot-comot aja. Tapi tetep ada menunya, jadi kalau disushi bar ga ada sushi yang kalian mau, tinggal minta sama chef nya untuk bikini. Worth to try banget!

DSC00452-01

Jalan – Jalan di Dotonbori

Cara ke sana : naik subway midosuji line, turun di Shinsaibashi station atau turun di namba station.

Dotonbori adalah kawasan untuk tempat belanja dan makan di pusat Osaka. Selain itu, yang paling penting di Dotonbori adalah adanya salah satu landmark yang terkenal di Osaka yaitu, glico man! Yang menggambarkan seorang pelari mengangkat kedua tangannya untuk mencapai garis finish. Glico adalah sebuah merk terkenal di seluruh dunia sebagai produsen makanan ringan, pocky dan pretz.

DSC00504-01

Gue memilih untuk turun di Shinsaibashi station, karena semua tempat belanja  seperti: Zara, H&M, fossil, onitsuka dan lainnya berada deket station ini. Selain itu jangan lupa untuk beli oleh-oleh coklat kitkat di toko don quijote atau  daiso dan lainnya. Bandingin aja pilih yang paling murah hehehe.

DSC00511-01

Karena dotonbori adalah tempat kunjungan wisatawan, jadi ketika ke sini malam-malam rame banget kaya pasar malem. Tapi karena ini di Jepang, meskipun ramai tetap rapih ga serabutan. Setelah liat-liat dan belanja-belanja yang menggoda iman, akhirnya kita jalan kaki ke arah patung glico untuk berfoto.

DSC00462

Untuk berfoto dengan landmark Osaka, yaitu si Glico, harus cari tempat yang pas, karena ramai banget. Selain patung glico, ada patung bergambar kepiting, mungkin itu toko jualan kepiting kali ya wink.

DSC00465-01

Di sekitar daerah dotonbori banyak banget pilihan makanan, dari makanan berat kaya ramen, sushi, barbeque, udon sampai makanan ringan seperti takoyaki, okonomiyaki dan temen-temennya. Temen gue si sismya ngeliat ada yang ngantri panjang ga tau apaan, ternyata makanan kaya kue sus pakai cream gitu, enak si dengan harga satuan 400 yen.

DSC00485-01

DSC00488-01

Setelah muter-muter bingung mau makan apa, akhirnya dipilih makan okonomiyaki dan temennya (gue ga tau ini apaan, kaya mie Surabaya gitu deh hahaha). Soalnya tempat makan ini rame banget, jadi ikutan aja makan di sini. Setiap meja disediakan tempat untuk masaknya, kaya penggorengan bentuk meja gitu (gue bingung kasih ilustrasinya hahaha). Jadi ditaro di meja udah setengah mateng, jadi kita tinggal aduk-aduk dan bolak-balik sebentar aja.

DSC00490-01

Okonomiyaki dan mie nya enak loh, makanan jepang memang cocok banget dengan lidah orang Jakarta. karena makanan jepang juga udah banyak di Jakarta, jadi lidah gamang untuk menyesuaikannya. Untuk yang suka ramen, ramen ichiran mungkin menjadi salah satu yang harus kalian coba, tapi khusus yang makan babi ya. Karena di Osaka gue tidak menemukan Ramen kaldu ayam.

DSC00471

DSC00475-01

Dotonbori ini lebih menarik memang didatengin malem hari daripada pagi atau siang, karena kalau malam hari banyak banget lampu-lampu neon yang nyala di setiap toko. Dan tentu saja tidak kepanasan, karena lebih banyak tempatnya outdoor.

DSC00467-01

Bagi kalian yang mau menghabiskan santai-santai dan duduk-duduk dipinggir kali (ini beneran aliran sungai gitu) di malam hari, tentu saja Dotonbori ini wajib untuk kalian datengin.

Dotonbori
source : google

Setelah puas belanja dan perut kenyang, waktunya balik ke hostel. Karena sudah diatur kalau hari ini tidak boleh terlalu malam tidurnya, karena besok pagi akan pergi ke Universal studio Osaka !!!

The Wizarding world of Harry Potter, here we come!!

Advertisements

8 thoughts on “Liburan ke Jepang : Jalan-Jalan di Osaka Hari kedua menggunakan Osaka Amazing Pass

    1. hi Takara, Kalau dari Osaka ke Kyoto lebih baik naik kereta hanya 30 menit ( hanya 3 station) dari Osaka station turun di kyoto station harga sekitar 560 yen (murah).

      kalau dari Kyoto ke Tokyo, banyak pilihan, kalau pakai JR PASS bisa naik shinkansen, atau beli tiket satuan shinkansen sekitar 1 jutaan. waktu tempuh hanya 2 jam.

      saya milih naik bus malem harga sekitar 600 -800 ribu rupiah (dan irit penginapan). kalau bis pagi lebih murah dari bus malam. untuk booking bus bisa ke website http://willerexpress.com. untuk naik bus, waktu tempuh 7-8 jam.

      semoga telah menjawab pertanyaannya

      Like

  1. Kak.. Mau tanya dong. Itu untuk bus wiler nya kursinya bsa dturunin ke belakang buat tdur gak ? Ato kita mesti tidur dalam posisi duduk?

    Like

    1. Hi Phei, harga bus tergantung dengan fasilitas yang didapet. kalau harga tiketnya mahal, fasilitas yang didapat juga banyak, seperti tempat duduknya bisa di turunin tapi ga full kaya tempat tidur.

      kalau saya pakai yang standard aja juga enak, satu baris isi nya 3 tempat duduk dan itu ada hordengnya jadi private.

      semoga terjawab pertanyaanya ya 🙂

      Like

  2. Hallo mas, salam kenal.. nice blog n sangat informatif 🙂
    mau tanya, menurut mas lebih untung kalo kita beli osaka amazing pass atau JR pass untuk urusan transport di jepang? rute saya kebetulan jakarta – osaka – kyoto – tokyo – jakarta.. thankss 🙂

    Like

    1. Hallo Stella,

      Perlu diketahui bahwa Osaka amazing pass adalah alat transportasi HANYA untuk di Osaka saja. untuk mau tau lebih lanjut tentang tiket kendaraan disana, bisa baca artikel saya yang lain https://henrysikiting.com/2017/08/21/liburan-ke-jepang-tiket-transportasi-selama-di-osaka-kyoto-dan-tokyo/

      Kalau kamu ke Jepang sendiri atau sama temen, lebih baik beli transportasinya ini;
      – di Osaka menggunakan Osaka Amazing pass 2 hari (bisa digunakan transport dan mengunjungi tempat wisata) kalau di Osaka lebih dari 2 hari, untuk hari selanjutnya beli tiket pass kereta per hari saja.
      – Dari Osaka ke Kyoto, naik kereta saja.
      – Di Kyoto menggunakan tiket buss seharian.
      – dari Kyoto ke Tokyo lebih baik naik bus malem ( booking di website willer). Selain murah dan bisa ngirit penginapan.

      semoga terjawab pertanyaannya

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s