Liburan ke Jepang : Penginapan di Osaka, Kyoto dan Tokyo

Hallo everyone! Akhirnya setelah ditunda-tunda terus menerus, jadi juga beberapa tulisan tentang liburan gue ke Jepang hehehe. Pada post-an gue kali ini, mau berbagai informasi mengenai penginapan yang gue tempatin ketika liburan di Jepang. Pada awal Mei 2017, gue pergi ke Jepang untuk liburan selama 10 hari (pada kenyataannya cuma 8 hari, karena 2 harinya untuk flight berangkat dan pulang mad). Liburannya meliputi : 3 hari di Osaka, 3 hari di Kyoto dan 2 hari di Tokyo.

Selama di Jepang, gue memilih hostel sebagai tempat penginapan. Kenapa tidak hotel? Karena ketika liburan, gue hanya berdua dengan temen gue @myasismya jadi hotel bukan pilihan (mahal coy). Kemudian kenapa tidak airbnb ? Untuk harga sewa airbnb mirip kaya hostel (dengan harga dua orang) tapi kendalanya kalo sewa airbnb gue bingung nanti cari tempatnya pas di Jepang dan gue jarang nemu airbnb yang kawasan di tengah kota dan deket subway (stasiun kereta).

Setelah browsing, diskusi dan bersemedi di gua, akhirnya terpilihlah 3 tempat penginapan selama gue di Jepang :

  1. Penginapan di Osaka : TELTEL BOUZU

Selama 3 malam di Osaka, gue nginep di hostel Teltel Bouzu di kawasan Chuo ward. Paling penting dari hostel ini adalah hostel ini deket dengan stasiun subway Nagahoribashi, jadi mudah untuk kemana saja. Kalau mau ke pusat perbelanjaan Osaka yaitu Shinsaibashi atau dotonbori, jalan kaki hanya 1 kilometer atau naik subway cuma 1 stasiun.

DSC00744
Tempat Resepsionis

Selain deket stasiun subway, hostel ini deket dengan mini market Lawson dan beberapa tempat makan, salah satunya Yoshinoya. Jadi kalian tidak usah bingung untuk cari makan buat sarapan atau makan malem ketika pulang ke penginapan.

Gue booking hostel dengan kamar dormitory isi 6 orang dengan harga Rp 300.000/orang/malem yang bagi gue ini murah untuk ukuran di Jepang. Tapi dengan harga segitu kita tidak dapat makan pagi. Untuk keadaan kamarnya cukup rapih, tapi tidak luas jadi rada bingung untuk naruh koper. Setiap ranjang ada hordengnya (penutup), jadi setiap orang punya ruangan privasi ketika di tempat tidur.

Fasilitas yang diberikan di hostel ini adalah ruang untuk bersantai, kamar mandi setiap lantai, dan dapur umum.  Untuk hostel ini yang kurang hanya dapurnya, karena hanya bisa di akses sampai jam 11 malem, karena dapurnya ruangan terbuka dekat kamar. Sehingga takut mengganggu tamu yang sedang beristirahat.

DSC00512
Dapur umum

Untuk mau tahu lebih lanjut tentang hostel Teltel Bouzu bisa klik link ini untuk disambungkan dengan website hostelworld.com.

DSC00745
ruangan untuk santai
  1. Penginapan di Kyoto : J-Hoppers Kyoto Guest House

Hostel J-Hoppers merupakan salah-satu hostel yang terkenal seantero Jepang oleh para turis. J-Hoppers mempunya banyak cabang di setiap kota di Jepang, ada di Osaka, Kyoto, Hiroshima dan Takayama.

70552287
sumber dari google

J-Hoppers di Kyoto ini dekat dengan stasiun besar Kyoto. Jaraknya jalan kaki sekitar 1 Kilometer, naik bus, atau naik subway 1 stasiun saja. Untuk bangunan J-hoppers tidak terlalu besar karena masih merupakan bangunan lama.  Hostel J-hoppers dekat banget sama tempat pemberentian bus dan yang paling penting juga dekat dengan Lawson 100 (harga makanan, minuman, dan perlengkapan hanya 100 yen). Kenapa dekat dengan pemberentian bus itu strategis? Karena kalau di Kyoto, transportasi yang digunakan paling efisien adalah bus bukan subway.

14868246
foto kamar dormitory (sumber google)

Kami memilih kamar dormitory dengan isi 6 orang dengan harga Rp 330.000/malam/orang. Untuk keadaan kamarnya lebih besar daripada hostel Teltel Bouzu dan tetap menggunakan hordeng disetiap kasurnya. Keunggulan hostel ini adalah dapurnya bisa di akses 24 jam dan dapur juga dapat digunakan sebagai ruangan bersantai dan berinteraksi.

L_living
Dapur dan ruangan bersantai (sumber google)

Di hostel ini kami bertemu dengan 4 orang dari Jakarta juga yang melakukan jalan-jalan di Jepang hehehe. Kekurangan hostel ini adalah karena masih merupakan bangunan lama, jadi tidak ada lift (elevator). Gue mendapat kamar di lantai 4, mau ga mau, harus nenteng koper ke lantai 4 dengan tangga yang cukup curam cry.

Untuk mau tahu lebih lanjut tentang hostel J-Hoppers bisa klik link ini untuk disambungkan dengan website hostelworld.com.

  1. Penginapan di Tokyo : Tokyo House inn

Tokyo House in adalah hostel yang berada di kawasan salah satu daerah yang ramai di Tokyo, yaitu Shinjuku. Shinjuku adalah kawasan yang hidup hampir 24 jam di Tokyo karena nightlife di Tokyo berada di Shinjuku.

366
sumber google

Gue hanya nginep 1 malam di sini, karena ke Tokyo hanya untuk datang ke Fuji Shibasakura Festival (pembahasan mengenai festival ini di post-an terpisah lol). Untuk penginapan di Tokyo mahal-mahal, apalagi di kawasan Shinjuku. Tokyo House inn adalah hostel termurah (layak diinapkan) yang gue temuin selama mencari di google. Harganya adalah Rp 460.000/malam/orang, mahal banget kan cry. Tapi untung hostel ini menyediakan makan pagi berupa roti dan telur (tentu masak sendiri).

11741156_10_z
kamar (hordengnya ga ada pada kenyataannya) sumber : google

Untuk Fasilitas yang diberikan sama dengan hostel-hostel yang gue sebutkan no. 1 dan 2, ada dapur, ruangan santai dan kamar mandi perlantai. Kelebihan hostel ini selain dapat makan pagi, kamar dormitory-nya lumayan luas dari pada hostel-hostel gue tempatin. Tapi kekurangannya, tidak ada hordeng disetiap kasur, jadi tidak ada privasi di kasur.

2264792_17062712270054087062
ruangan bersantai (sumber : google)

Untuk mau tahu lebih lanjut tentang Tokyo House inn bisa klik ini untuk disambungkan dengan website hostelworld.com

Saran gue dalam urusan booking penginapan, lebih baik cek dulu di website hostelworld.com untuk menentukan hostel mana saja yang kalian akan pilih, karena di website tersebut sangat jelas detail hostel tersebut dari harga (menggunakan kurs dari harga usd), fasilitas yang diberikan, lokasi sampai berbagai review dari yang sudah menyoba hostel tersebut. Kemudian cek ke website Agoda dan traveloka untuk membandingkan harga. Karena gue suka menemukan harga di traveloka lebih murah.

Semoga Referensi Penginapan di Osaka, Kyoto dan Tokyo dari gue dapat membatu kalian dalam menentukan penginapan yang akan kalian pilih ketikan liburan Ke Jepang. Kalau ada yang punya referensi penginapan lainnya yang bagus, silahkan komen di bawah ya biar jadi masukan buat gue (kalau kesana lagi biggrin) dan buat yang lainnya.

Arigatou Gozaimasu!

Advertisements

5 thoughts on “Liburan ke Jepang : Penginapan di Osaka, Kyoto dan Tokyo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s