Jalan-Jalan ke London untuk Pertama Kali : Warner Bros Studio Tour London – The Making of Harry Potter (Part 2)

Melanjutkan dari post kemarin mengenai studio tour Harry Potter. Gue mau menceritakan setelah adegan diperlihakan foto-foto behind the scene yang membuat semakin kuatnya atmosfer Harry Potter yang telah dibangun dalam tour ini. Dan tibalah waktunya untuk bertemu dengan salah dua dari ikon Hogwarts, ikon yang gue cari-cari sejak pertama kali gue masuk ini tour ini yaitu Hogwarts Express dan platform 9 ¾ !!!! Horeee !!

Yang pertama, Hogwarts Express. Hogwarts Express adalah kereta api yang digunakan para murid untuk menuju ke Hogwarts. Pasti pecinta Harry Potter tau dong kereta ini. Ketika pertama kali liat kereta ini secara langsung, gue langsung senyum dan merasa seneng. Kaya langsung *nah ini dia*. Yang paling membuat ini nyata, gue bisa megang keretanya hahaha. Kalau sebelumnya kan cuma bisa liat tapi ga bisa megang, kaya ada yang kurang

_dsc2481-01
Hogwarts Express

Kereta ini terdiri cuma beberapa gerbong, dan  gue bisa masuk ke dalam keretanya aja, ga bisa masuk ke tempat duduk yang ada digerbong. Jadi cuma bisa foto dari kaca jendela aja. Yang menarik dari salah satu gerbong tersebut adalah terdapat scene pertama kali  Harry Potter bertemu dengan Ron yang dimana Harry membeli banyak makanan ringan.

_dsc2512-01
tempat duduk di Hogwarts Express
_dsc2520-01
Adegan Harry ketemu dengan Ron

Selain itu, ikon yang dicari-cari para pengunjung untuk berfoto sebagai tanda pernah kesini, yaitu memorable spot platform 9 ¾. Kenapa banyak diincar? Karena menurut gue, semua orang mau punya platform 9 ¾ secara nyata didunia ini, bukan hanya di dunia imajinasi.

Platform 9 ¾ ini merupakan salah satu daya tarik yang besar dalam tour ini, platform 9 ¾ yang sebenarnya hanya tembok biasa, merupakan pintu menuju tempat imajinasi, dalam film ini tempat imaginasi tersebut adalah Hogwarts. Seperti gue bilang sebelumnya, sebenernya setiap rang pengen punya platform 9 ¾ untuk bisa dapat pergi ke dunia imajinasi yang dimilikinya masing-masing.

_dsc2485-01
Platform 9 3/4

Di platform 9 ¾ ini terdapat tempat foto yang bayar dan gratis, kalau bayar anda bisa mempergunakan aksesoris Harry Potter dan foto langsung jadi. Karena balik lagi masalah uang, cari aja yang gratis hahaha.

Bagi gue yang solo traveling, susah untuk berfoto di spot-spot kaya gini. Jadi harus nunggu orang lewat yang kira-kira bisa diminta fotoin hahahah.

_dsc2498-01

Bagi yang merasa kemahalan untuk tour ini, platform 9 ¾ juga berada di King’s Cross station.

Setelah sudah meningkat suasana Harry Potter yang telah tersaji di Warners Bros ini, saatnya kita untuk istirahat sejenak di kafe yang berada di area ini. Berarti untuk tour studio part 1 (satu) telah selesai. Di kafe ini menjual berbagai makanan ringan dan berat yang bisa gue pilih, tapi harganya ya mahal , kira-kira diatas 15pounds. Akhirnya gue hanya membeli minuman, minuman yang sangat terkenal dan udah lama gue penasaran dengan rasanya, yaitu BUTTERBEER!

_dsc2527-01
Butterbeer yang enak

Rasa Butterbeer kaya bingung dijelasinnya, kaya bukan beer, soalnya ada rasa manis enak nagih gitu. Kayanya beer dengan alkohol paling rendah deh, soalnya hampir ga kerasa komponen alkoholnya. Intinya sik ini minuman enak dan bikin nagih hahaha. Harga satuannya yang pake gelas plastic 2pounds. Kalau yang pakai gelas beling lebih mahal, karena gelasnya bisa dibawa pulang.

PART 2

Untuk studio tour part 2 ini gue mulai dengan exterior sets yang dipakai dalam film Harry Potter. Gue awali dengan the Private Drive. Private Drive adalah rumah dimana Harry Potter hidup dengan keluarga Dursleys. Rumahnya dibuat kaya rumah beneran, dari luar sampai dalemnya. Suka bener gue sama model rumah ini.

_dsc2532
the famous private drive
_dsc2537-01
Surat undangan dari Hogwarts
_dsc2538-01
salah disudut rumah private drive

Kemudian gue di suguhkan dengan penampakan Knight Bus yang double-deckers, Hogwarts Bridge yang hancur dalam seri film ke-7 dan yang terakhir yang paling gue suka adalah the real of the chess pieces. Para chess pieces ini yang menjadi memorable icon di film Pertama Harry Potter memang beneran terlihat serem dan jahat hahahah. Kaya punya wibawa banget itu para chess pieces. Kalau dijual, mau deh punya catur kaya beginian tapi model miniaturnya.

_dsc2541-01

_dsc2544-01

Setelah melihat exterior sets, gue masuk ke bangunan yang ke-2 yang disajikan oleh studio tour ini. Untuk bangunan ke-2, dimulai dengan creature effects dan make up effects dalam dunia Harry Potter. Para creature yang berada di bangunan ini meliputi, naga Hungarian Horntail, Aragog, Buckbeak, Fawkes dan lainnya.

_dsc2552-01

dscn6262-01

Salah satu yang mencuri perhatian adalah make up effects yang telah disajikan dalam film Harry Potter, seperti make up para Gringotts Goblin, Dobby, Voldemort, Greyback dan lainnya. Dulu gue pernah baca untuk menyiapkan make up untuk beberapa tokoh memerlukan waktu bisa lebih dari 3 jam sendiri dan setelah gue liat sik, gue yakin beneran susah dan detail banget make up-nya.

_dsc2553-01

_dsc2548-01

dscn6259-01

Selanjutnya gue masuk ke salah satu sets dimana tempat buat hangout di dunia Harry Potter, yaitu Diagon Alley. Set yang disajikan dalam Diagon Alley berisikan The weasley’s Wares, Building The Joke Shop dan salah satu toko yang terkenal, Ollivanders Wand! Berharap banget punya tongkat sihir yang beneran dari Ollivanders Wand shop hahaha (mimpi dan ngarep sik)

_dsc2554-01

_dsc2559-01

_dsc2596-01
dipilih tongkatnya yang mana

Seperti pepatah, save the best for the last! Yes, dipenghujung studio tour ini, mereka menyuguhkan MINIATUR HOGWARTS YANG KEREN BANGET COY!! Miniatur Hogwarts pertama  ini  dipakai untuk film perdana yaitu Harry Potter and the Philosopher’s Stone. Miniatur ini dibangun oleh 86 pekerja seni yang dibuat dengan sangat detail, iya detail banget. Sampai sampai kalau lu perhatiin, semua tangga, jendela, danau, lampu dan lainnya kaya sempurna banget. Miniatur ini bukan ukuran kecil kaya maenan ya, tapi lumayan gede. Danau yang luas di depan Hogwarts yang suka kita liat difilmnya merupakan danau yang terinspirasi dari landscape di Scotland, ah jadi pengen ke Scotland hahahaa (nyambung-nyambungin aja siapa tau dapet rejeki)

_dsc2565-01
Miniatur Hogwarts

Ketika pertama kali liat miniature Hogwarts, gue langsung kaya WOW! terkagum-kagum. Bener-bener pas klimaks tour ini, ga kelamaan dan ga sebentar. Pokoknya Pas! Apalagi klimaksnya dikasih pemandangan Hogwarts begini, dijamin KECE COY!

Setelah puas dengan studio tour ini, yang udah membuat gue bernostalgia dengan dunia Harry Potter kembali sejak film terakhirnya 6 tahun lalu, Harry Potter and Deathly Hallows : Part 2 tahun 2011. Pihak Warners Bros langsung menyuguhkan Harry Potter Merchandise Shop bagi para pengunjung yang mau memiliki kenang-kenangan atas Harry Potter. Terdapat baju semua asrama di Hogwarts, tempelan kulkas, gelas, topi, poster, kaos, syal dan banyak lagi. Kalau ga kuat iman sik bisa ngeborong semua tapi selain iman dompet pun berbicara. Hahahaha,

Saran gue, bagi kalian yang mau mengunjungi tempat ini, lebih baik pilih hari biasa aja jangan weekend dan pilih jamnya sekitar jam 2-3 siang, karena masuknya ga rame kalau dibandingkan dateng pagi.

Semoga bagi kalian Harry Potter fans garis keras, dapet mengunjungi Warner Bros Studio Tour London – The Making of Harry Potter secepatnya.

“The stories we love best do live in us forever, so whether you come back by page or by the big screen, Hogwarts will always be there to welcome you home.” – J.K. Rowling

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s